Nama Sekolah: SD/MI Contoh Nusantara Nama Kelas: Kelas VI A Nama Wali Kelas: Ibu/Bapak Wali Kelas Tahun Ajaran: 2026/2027 Logo: Running Text: Selamat datang di ruang informasi Kelas VI A Warna Utama Website: #08784f GOOGLE_SHEET_URL: ABSENSI_QR_API_URL: ABSENSI_QR_APP_TOKEN:
Label Hero: Portal Informasi Wali Kelas Judul Hero: Deskripsi Hero: Jadwal, kegiatan, tugas, literasi, dan administrasi murid tersaji rapi serta diperbarui langsung dari Google Sheet. Teks Tombol Kegiatan: Lihat Kegiatan Teks Tombol Tugas: Cek Tugas Kelas Deskripsi Footer: Informasi kelas yang rapi, ramah, dan selalu terbarui. Teks Hak Cipta: Sistem Informasi Kelas Username Admin: admin Password Admin: 123456
INFO KELAS ·
Selamat datang di ruang informasi kelas
Tahun Ajaran
Ruang KelasPortal Wali Kelas
Portal Informasi Wali Kelas

Satu ruang untuk semua informasi kelas.

Jadwal, kegiatan, tugas, literasi, dan administrasi murid tersaji rapi serta diperbarui langsung dari Google Sheet.

Jumlah Murid
Tugas Tercatat
Buku Literasi
Wali Kelas

Panduan Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah

 


Kurikulum Berbasis Cinta dan Tantangan Pendidikan Nasional

Visi Indonesia Emas 2045 menargetkan Indonesia menjadi negara maju dengan SDM unggul dan berdaya saing global. Namun, tantangan global seperti dehumanisasi, konflik, intoleransi, dan diskriminasi menjadi hambatan serius. Di tingkat lokal, keberagaman Indonesia berpotensi menjadi kekuatan maupun pemicu konflik jika tidak dikelola dengan bijak.


Peran Pendidikan dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC)

Untuk menjawab tantangan tersebut, Kurikulum Berbasis Cinta ditawarkan sebagai solusi strategis dalam dunia pendidikan. Kurikulum ini menanamkan nilai-nilai cinta, empati, toleransi, dan keadilan sosial sejak dini. Tujuannya adalah mencetak generasi yang humanis, nasionalis, naturalis, toleran, dan penuh kasih.


Alasan Perlunya KBC:

  1. Pendidikan adalah tempat strategis untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan.
  2. Masih ada praktik diskriminasi dan intoleransi di sekolah, yang harus diperbaiki melalui pendekatan cinta.


Struktur Panduan KBC (Menggunakan 4D Appreciative Inquiry):

  1. Discovery: Eksplorasi makna cinta dalam agama dan filsafat, serta relevansi KBC terhadap isu kemanusiaan.
  2. Dream: Visi dan tujuan KBC untuk menciptakan masyarakat damai dan empatik.
  3. Design: Perancangan komponen KBC, prinsip, metode, pelatihan, dan media pendukung.
  4. Destiny: Strategi implementasi, pengukuran dampak, dan keberlanjutan program KBC.


Tujuan dan Pengguna Panduan:

  1. Memberi pedoman implementasi KBC di madrasah (RA, MI, MTs, MA).
  2. Ditujukan bagi guru, kepala madrasah, pengelola, dan pemangku kepentingan lainnya.


Esensi KBC:

Kurikulum ini menekankan karakter, pengalaman belajar, dan nilai sosial-emosional, bukan hanya aspek kognitif. Bahkan, pendekatan terhadap sains dalam KBC menekankan keterhubungan antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai spiritual serta kemanusiaan.


Tujuan Akhir:

Mewujudkan SDM unggul yang:

  1. Cerdas secara akademik,
  2. Bermoral, berintegritas,
  3. Toleran, dan mencintai sesama,
  4. Mampu menghadapi tantangan global.


Kesimpulan:

Kurikulum Berbasis Cinta adalah pendekatan pendidikan yang menyeluruh dan manusiawi untuk membentuk generasi Indonesia yang siap menyongsong visi Indonesia Emas 2045 dengan karakter kuat, toleransi tinggi, dan semangat cinta sebagai fondasi kehidupan.

Selengkapnya panduan Kurikulum Berbasis Cinta di Madrsah dapat di unduh di bawah ini


Aplikasi Rapor Madrasah Diniyah

 

Pengertian Rapor Madrasah Diniyah

Rapor Madrasah Diniyah adalah dokumen resmi yang berisi hasil evaluasi belajar peserta didik pada lembaga pendidikan keagamaan nonformal seperti Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT). Rapor ini mencerminkan capaian kompetensi siswa dalam aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan pada pelajaran-pelajaran keagamaan Islam, seperti Fikih, Akidah Akhlak, Al-Qur’an Hadis, dan Bahasa Arab.

Berbeda dengan sekolah formal, rapor Madrasah Diniyah disusun berdasarkan kurikulum khas keagamaan yang ditetapkan oleh Kementerian Agama atau pemerintah daerah, serta bisa menyesuaikan kebutuhan lokal dan nilai-nilai pesantren.


Fungsi Rapor Madrasah Diniyah

  • Evaluasi Capaian Belajar

Menilai sejauh mana pemahaman dan pengamalan peserta didik terhadap pelajaran agama Islam.

  • Panduan Perbaikan Pembelajaran

Memberi gambaran bagi guru dan orang tua untuk memperbaiki metode belajar anak.

  • Dokumen Administratif

Digunakan sebagai bukti kelulusan, syarat kenaikan tingkat, atau mutasi siswa.

  • Pembinaan Karakter Keislaman

Menyertakan penilaian terhadap perilaku, akhlak, dan keaktifan dalam ibadah serta kegiatan keagamaan.


Struktur dan Isi Rapor

Secara umum, rapor Madrasah Diniyah memuat informasi berikut:

  1. Identitas siswa dan madrasah
  2. Daftar mata pelajaran (biasanya mencakup: Akidah Akhlak, Fikih, Al-Qur’an Hadis, Tarikh Islam, Bahasa Arab, dan Ibadah)
  3. Nilai 
  4. Prestasi
  5. Ketidakhadiran dan Kepribadian
  6. Catatan wali kelas/guru pengajar
  7. Catatan orang tau/wali
  8. Tanda tangan wali kelas dan kepala madrasah
  9. Keputusan kenaikan kelas atau kelulusan

Format ini bisa berbentuk cetak biasa atau digital, tergantung kebijakan lembaga.


Penilaian dalam Rapor Madrasah Diniyah

Penilaian dilakukan secara komprehensif, meliputi:

  • Pengetahuan: berdasarkan ulangan harian, ujian tengah dan akhir semester.
  • Keterampilan: kemampuan membaca Al-Qur’an, praktik ibadah, hafalan, dan lainnya.
  • Sikap: perilaku dalam keseharian, kehadiran, adab terhadap guru, serta ketaatan dalam ibadah.

Nilai bisa ditampilkan dalam bentuk angka, huruf, atau deskripsi naratif, sesuai format yang digunakan oleh madrasah masing-masing.


Peran Orang Tua dan Masyarakat

Rapor Madrasah Diniyah juga menjadi alat komunikasi antara lembaga dan orang tua. Melalui rapor, orang tua dapat:

  • Memantau perkembangan keagamaan anak.
  • Mendorong anak untuk lebih semangat belajar agama.
  • Mendukung madrasah dalam membina moral dan akhlak anak.


Kesimpulan

Rapor Madrasah Diniyah bukan sekadar kumpulan nilai, tapi cerminan dari proses pendidikan ruhani dan karakter Islami. Melalui rapor ini, peserta didik tidak hanya diukur secara akademik, tetapi juga dibentuk menjadi pribadi yang berakhlak mulia, taat beragama, dan berilmu. Dengan perhatian bersama antara guru, orang tua, dan masyarakat, rapor ini dapat menjadi sarana perbaikan dan motivasi dalam membangun generasi Islami yang unggul.

Untuk mendowload rapor madrasah diniyah silahkan klik tombol dibawah ini